Sinar itu kini tak lagi temaram
Seiring rotasi bumi yang tak pernah diam
Seperti kepompong yang tak lama mendekam
Ibarat bongkahan sinar surya yang tak pernah padam
Perjalanan kita terus bermetamorfosa
Di awal tak ada cinta apalagi sekuntum bunga
Tak ada ceria apalagi bongkahan mutiara
Harta kita....hanya anak tiga
Deburan ombak menghantam keras
Dari tragedi ke tragedi berganti deras
Raungan, murka, amarah, hingga airmata terkuras
Tersungkur, terkapar, terkulai, seakan terhempas
Teringat saat awal bersanding
Tak ada pesta apalagi pawai keliling
Orang menyebutku tak eling
Karena menikahimu yang tak cantik bahkan keling
Terngiang saat anak ketiga lahir
Diinkubasi dan tertahan karena uang belum cair
Pontang-panting cari hutangan hingga kaki terkilir
Perusahaan teramat nyinyir bahkan bersikap sumir
Ternyata saat kita kukuh dalam sabar
Saat tabah dalam semangat berkobar
Saat padu dalam dekapan keluarga yang tegar
Allah membuka rahasia rezeki hingga tanah belukar
Tahukah apa yang membuat diriku klik?
Dialah kisah Anas bin Malik
Ia terperanjat karena istrinya tak cantik
Ternyata dar i rahimnya lahir Imam Malik
MAAF baru kali ini kutulis sebait puisi
Walau lama dirimu merajuk menginisiasi
Sejak obrolan di cafe tadi pagi
Aku rasa kata-katamu lahir dari keikhlasan hati
Biarkan sejarah mencatat
Bahwa kita adalah jiwa yang berpadu dalam taat
Berharap ridha dan takut akan laknat
Berbagi itu hebat jika sesuai syariat
Aku takkan teriak
Sebab aku bukan lagi air beriak
Biarkan khazanah ini beranak pinak
Berasa spesial seperti martabak
Sunday, June 16, 2013
Sunday, June 9, 2013
Kumpulan Kultwit Ustat Salim A. Fillah Tentang Makna Shalat
1. Shalat adalah seutas tali
rindu; senarai tangga cinta; hubungan langsung antara manusia yang fana dengan
kekuatan yang abadi.
2. Shalat adalah waktu yang telah dipilih untuk pertemuan setetes air
yang terputus dengan sumber alirannya yang tak pernah kering.
3. Shalat adalah pembebasan dari batas realita bumi yang kecil menuju
sunyata jagat raya; dari pandangan yang kerdil ke ufuk semesta.
4. Shalat adalah angin bersepoi, embun menitik, dan awan berarak di siang
nan terik; sentuhan lembut pada hati yang letih dan payah..
5. Shalat adalah kekuatan jiwa penyangga raga; berdirimu malam-malam,
sujudmu yang dalam; mengokohkan hatimu melebihi gunung membiru..
6. Shalat adalah rasa malu yang kau hadirkan di sepanjang antaranya;
tegaknya ia mencegah engkau dari segala yang keji dan nista..
7. Shalat adalah rehatmu dari menabur kebajikan yang menguras raga &
jiwa; lalu kaki & pundak bertaut dalam jama'ah menyatukan cinta..
8. Shalat adalah tangan langit yang kaugapai tuk hadapi tiap kerumitan
dunia; terfirman "Jadikan sabar & shalat sebagai penolongmu."
9. Shalat adalah pertolongan terbaik dalam payah & susah; ia
lambungkan jiwa ke ufuk tinggi; ia hijrahkan ruh ke ruang cahaya &
kemenangan.
10. Di bawah aliran kesegaran
wudhu, kita hajatkan kesejukan dalam kesucian. Kita jujur pada diri tentang sah
& batal ibadah.
11. Kita basuh wajah itu, segarkan
ia yang seharian berkerut-merut merenda rasa, kucurkan dosa dari mata yang
terbeban segala noda..
12. Kita guyur tangan itu; seharian
tak hanya hal mulia yang digenggamnya; hai kulit terwarna dosa, kuku berjelaga
hina, lunturlah.. #Shalat
13. Kita basahi kepala yang akalnya
suntuk & membusuk; lelah dia menyiasat, buntu dia dikejar tenggat, luka dia
digerus licik.. #Shalat
14. Mulut & telinga telah
compang-camping diragas dusta, ditusuk khianat, dihantam celaan, dihujani adu
domba; sembuhkan keduanya.. #Shalat
15. Kaki itu, yang menyusur bumi
mengejar dunia; terseok, tertatih, terjerembab; biar ia diguyur suci tuk
berdiri menghadap Ilahi. #Shalat
16. 16. Dalam raka'at-raka'at, kita
berhasrat mendekat. Saat bertakbir; sambut keagungan Allah tumpah menundukkan
kesombongan kita. #Shalat
17. Menyebut asmaNya, bergetar
dada; ada gigil takut, gerisik harap, & getar cinta; berpaling kita dari selainNya,
hanya wajahNya. #Shalat
18. Saat bertahmid, kita puji Dia;
atas nikmat, atas kesempurnaan ciptaan, atas rizki yang mencukupi, atas hidup
yang ternikmati.. #Shalat
19. Mencoba jujur hati, menjaga
suci jiwa; Dia Maha Pengasih, kasihNya tiada pilih; Maha Penyayang, sayangNya
tak berbilang.. #Shalat
20. Saat kita sebut Dia Penguasa
Hari Pembalasan; menitik airmata mengenang nafas-nafas dosa, mengingat detik
yang terisi sia-sia. #Shalat
21. Amal terrekam sejak baligh
sampai mati. Lalu di sisiNya tertayang lagi; membuat malu hati sampai tenggelam
di keringat sendiri. #Shalat
22. Hanya kepadaNya sembah &
permohonan. Kita sering lalai, menggantungkan diri pada makhluq tiada daya,
terbenam dalam kecewa.. #Shalat
23. PadaNya kita mengabdi; padaNya
pula kita mohon dikuatkan tuk berihsan dalam mempersembahkan shalat, ibadah,
hidup, & mati. #Shalat
24. Semoga kita ditunjukiNya jalan
lurus; jalan yang benar, baik, indah, tepat, bermanfaat, & berpahala dalam
mengelola nikmatNya. #Shalat
25. Jalan para hamba yang berlimpah
karunia; anugrah dunia, taat yang jauh dari sesat & murka; ganjaran
akhirat, surga & ridhaNya. #Shalat
26. Ruku'lah kita. Maha Agunglah
Dia. Sungguh Allah mendengarkan orang yang memujiNya & menjawab derap-derap
permohonan menggelora.. #Shalat
27. Sujudlah kita. Maha Tinggilah
Dia. Dan kita rasa betapa dekat denganNya, betapa mesranya, betapa asyik
berbincang dalam hening.. #Shalat
28. Allah, sudilah Engkau mendengar
kami mengadu, berkeluh, berkesah tentang sesak dunia. Inilah kami, memohon,
berdoa, meminta.. #Shalat
29. Begitulah gerak & bacaan
kita menghiba-hiba, hingga mereguk makna Ihsan: "Kau menyembah Allah
seakan-akan engkau melihatnya.." #Shalat
30. Tetapi jika kau tak mampu
merasa seakan-akan melihatNya; yakinlah bahwa Dia menatapmu lekat, begitu
dekat, setiap saat.." #Shalat
Dasar
semua cinta adalah rasa hormat. Pencinta sejati tak hanya mengajakmu
berbahagia; dia menjaga rasa hormat pada Syari'at.
Wednesday, June 5, 2013
Jangan Biarkan Cinta Membunuhmu! By: Nandang Burhanudin ***
Cinta berawal dari rindu yang membuncahMata enggan berkerlip apalagi berpisah Saat malam menepi atau siang menjelang selalu gundahBatin menjerit menahan resah Jiwa merona berharap pasrah
Cinta dibuktikan dengan perhatian Bukan sekedar kata bersayap penuh jebakanCinta dibuktikan dengan pernikahan Bukan sekedar mengadu asmara saat pacaran Cinta demikian tak beda dengan jebakan setan
Pria buruk rupa yang telah menjadi suami, mendatangkan surga Pria gagah rupawan tapi bukan suami, hanya mengantarkan pada neraka Wanita buruk rupa yang telah menjadi istri, mendatangkan pahala Wanita cantik jelita, tapi bukan istri ia hanya mendatangkan dosaTanpa pernikahan cinta hanyalah musibah yang tertunda
Wahai jiwa-jiwa yang dirudung demam asmara Hati-hati yang merona menanti Srikandi dan Arjuna Mintalah cinta sejati pada Allah Ta'ala Cinta yang halal itu nyata
Auranya selalu menghadirkan bahagia
Hidup Penuh Intrik
Jika ada petani yg
transmigrasi. Dikasih lahan yg masih tandus, berduri, banyak binatang buas,
akses jalan pun tak ada.
Setelah sekian lama
berjibaku, si petani sedikit demi sedikit merapihkan tanah, membuat akses,
mengusir tikus dan binatang buas. Ia tanami jagung, palawija, padi, pohon jati,
hingga nyamplung. Panen pun bertubi-tubi. Ada yg maksimal, ada yg gagal. Setelah sekian lama
berjibaku dalam peluh,
tiba2 datang pendatang lainnya yg meminta si petani untuk menyerahkan semua
hasil panen, plus kepemilikan tanah, ditambah si pendatang meminta si petani
menjadikannya sebagai kepala desa?Pertanyaannya,
1. apakah si petani ikhlas dan sukarela menyerahkan semua hasil jerih payahnya?
2. Apakah si petani akan patuh mengangkatnya sebagai kades?
3. Apakah sebutan yg pantas untuk si pendatang baru?
Ilusi telah mewabah. Hingga pada kajian Siroh Baginda Rosul. Seakan Baginda ngemis kekuasaan, minta2 pengaruh dan jabatan.
Ilusi akut telah membuat orang meninggalkan medan juang. Celakanya, itu adalah sunnah Rosul.
Ilusi stadium tinggi telah membuat lilnglung generasi muda. Saking lilnglungnya, dusta atas nama Rosul menjadi lumrah dilakukan.
Sunguh, Islam seperti ini menambah lama kebangkitan Islam dan kejayaan umatnya. Karena salah resep doktrin, belajar berjuang dari ilusionis yg tak tercatat dalam lembaran sejarah kecuali teori2 memabukkan.Pertanyaannya, 1. apakah si petani ikhlas dan sukarela menyerahkan semua hasil jerih payahnya?2. Apakah si petani akan patuh mengangkatnya sebagai kades?3. Apakah sebutan yg pantas untuk si pendatang baru?
Ilusi telah mewabah. Hingga pada kajian Siroh Baginda Rosul. Seakan Baginda ngemis kekuasaan, minta2 pengaruh dan jabatan. Ilusi akut telah membuat orang meninggalkan medan juang. Celakanya, itu adalah sunnah Rosul. Ilusi stadium tinggi telah membuat lilnglung generasi muda. Saking lilnglungnya, dusta atas nama Rosul menjadi lumrah dilakukan.
Sunguh, Islam seperti ini menambah lama kebangkitan Islam dan kejayaan umatnya. Karena salah resep doktrin, belajar berjuang dari ilusionis yg tak tercatat dalam lembaran sejarah kecuali teori2 memabukkan.
By: Ust Nandang Burhanudin
Friday, May 17, 2013
Pengalaman Pertama membuka usaha Advertising
Pada waktu itu pertengahan 2007 saya ditunjuk menjadi
sekretaris panitia MUBES Warga PBSID FKIP Unsyiah, saya juga disuruh membuatkan
brosur untuk pulikasi. Bermodalkan dengan hanya ‘menguasai’ aplikasi office
word saya buatlah sebuah poster sederhana menggunakan gambar yang ada di clip
art.
Setelah jadi paginya saya tempelkan di tempok. Gak
taunya ada kesalahan pengetikan yang sangat fatal yaitu tertulis “kudu gak
datang” niat hati nyuruh dating yang tertulis malah larangan tapi karena udah
tersebar seantero kampus ya dibiarkan saja. Tapi ada yang paling menggembirakan
hasil saya diapresiasi oleh teman-teman terlepas ad kesalahan ketik.
Dimulai dari situ kemudian saya berlanjut menjadi
desainer brosur dan spanduk di LDK Al Mudarris di sana saya membuat brosur
masih menggunakan aplikasi word, hingga ada seorang adek letting yang ngenalin
dengan aplikasi corel DRAW dan photoshop. Pada waktu itu saya Cuma diajarin
bagaimana membuat bidang dan memadukan gradasi warna, proses belajarnya gak
lebih 2,5 jam dari setelah zuhur sampe asar. Namun perlu diketahui inilah awal
mulanya saya memulai desaingrafis secara professional.
Setalah setahun di’pake’ ato lebih tepatnya mewarnai
LDK Al Mudarris dengan karya-karya saya ada tahun 2009 saya pindah ke LDK
FOSMA. Di sana kreativitas saya kembali di asah dengan membuat sertifikat,
brosur, spanduk event yang dibuat oleh LDK FOSMA. Awal mula karya saya untuk
FOSMA adalah sertifikat Festival Nasyid se-Aceh yang dibuat dipelataran
Gelanggang Mahasiswa. Bermula dari sana saya terus berkreasi sembari belajar
hingga pada tahun 2009 saya kedatangan seorang adinda dengan kreativitas yang
cetar membahana yaitu Wendi.
Pada tahun 2008 saya mencoba memantapkan diri dengan
membuat nama usaha saya ini dengan nama Seulanga Desain, namun pada Tahun 2010
saya melihat ada sebuah peluang usaha baru yang layak dicoba yakni konveksi
pembuatan jaket. Lagi-lagi saya memulai usaha dengan modal ompong alias tanpa
modal, tanpa ilmu tentang usaha ini sama sekali.
Hanya bermodalkan seorang relasi yang dikenali oleh
istri di Lampung saya memberanikan diri konsumen awal saya adalah LDF Al
Mudarris sendiri, rumah saya dulu. Setelah gambar saya desain saya mematok
harga dibawah harga pasar konveksi yang ada di Banda Aceh saat itu, asli
beneran harga pokok Rp. 82.000 saya pasang harga Cuma 95.000 dengan asumsi
ongkos kirim dari Lampung – Aceh Rp. 5.000/kg berarti saya bisa untuk Rp.
8.000, tapi gak taunya ongkos kirim dari Lampung-Aceh Rp. 7.000/kg untungnya
saya masih bisa menikmati hasilnya bersama istri.
Hingga sekarang usaha saya telah merambah berbagai
usaha, lagi-lagi hanya dengan modal nekat, gak pake uang, gak pake ilmu murni
modal ompong. Alhamdulillah usaha saya selain di Banda Aceh, Meulaboh, Jeuram,
Bieuren, bahkan telah sampai ke Medan, Dumai, Jogja, Sintang semua ini berkat
niat dan semangat untuk mencoba dan terus mencoba…. bersambung
Friday, April 26, 2013
Motivasi Buat Semua
ni ceritanya:
Ada seorang perempuan, yang sudah mengalami begitu banyak musibah dalam hidupnya. Kemalangan dan tragedi selalu saja mengikuti jejak langkahnya.
Namun, ia selalu mampu menunjukkan senyuman tulus di wajahnya. Ketenangan seolah-olah membungkus kehadirannya, dan kedamaian terpancar dari lubuk hatinya.
Setiap orang yang berjumpa dengannya kagum akan keberaniannya. Bagaimana dia bisa tetap bersikap sangat tenang dan ceria di tengah pergolakan dalam hidupnya? Apa yang menjadi rahasia kedamaian jiwanya itu?
Perempuan ini menjawab semua pertanyaaan itu dengan berkata, ”Air dalam lautan tidak bia menenggelamkan sebuah kapal. Tapi jika air laut masuk ke dalam kapal, kapal itu akan segera tenggelam. Begitu pula dengan penderitaan. Semua derita hanya bisa membuat kita terpuruk, patah semangat jika kita membiarkan derita itu meresap masuk dalam hidup kita dan membawa pengaruh negatif dalam diri kita!”
Sungguh bijak perkataan perempuan ini. Memang pada dasarnya kita bisa mengapung dengan aman di tengah lautan kehidupan, selama kita tidak membiarkan kemalangan dan masalah-masalah yang kita hadapi membawa pengaruh negatif dalam hidup kita! Karena jika kita membiarkannya begitu saja, cepat atau lambat kita akan tenggelam dalam lautan keputusasaan.
Ada seorang perempuan, yang sudah mengalami begitu banyak musibah dalam hidupnya. Kemalangan dan tragedi selalu saja mengikuti jejak langkahnya.
Namun, ia selalu mampu menunjukkan senyuman tulus di wajahnya. Ketenangan seolah-olah membungkus kehadirannya, dan kedamaian terpancar dari lubuk hatinya.
Setiap orang yang berjumpa dengannya kagum akan keberaniannya. Bagaimana dia bisa tetap bersikap sangat tenang dan ceria di tengah pergolakan dalam hidupnya? Apa yang menjadi rahasia kedamaian jiwanya itu?
Perempuan ini menjawab semua pertanyaaan itu dengan berkata, ”Air dalam lautan tidak bia menenggelamkan sebuah kapal. Tapi jika air laut masuk ke dalam kapal, kapal itu akan segera tenggelam. Begitu pula dengan penderitaan. Semua derita hanya bisa membuat kita terpuruk, patah semangat jika kita membiarkan derita itu meresap masuk dalam hidup kita dan membawa pengaruh negatif dalam diri kita!”
Sungguh bijak perkataan perempuan ini. Memang pada dasarnya kita bisa mengapung dengan aman di tengah lautan kehidupan, selama kita tidak membiarkan kemalangan dan masalah-masalah yang kita hadapi membawa pengaruh negatif dalam hidup kita! Karena jika kita membiarkannya begitu saja, cepat atau lambat kita akan tenggelam dalam lautan keputusasaan.
Thursday, April 4, 2013
AVATAR THE LEGEND OF AANG
Pasti pada mikir…. Napa ni orang bahas avatar the legend of aang segala, kaya gak da kerjaan aja, ya to ? ngaku! *agak memelas.
Bukannya saya akan membahas tentang avatar yang hilang ee jebule ketemu di suku air selatan, atau zuko yang tobat atau kenapa alpa kakinya ada enam, bisa terbang lagi,,,,bukan.
Saya Cuma pengen ngeluarin unek – unek yang terdalam dari hatiku,,,,*ceileeeeeeeeeeeeee jadi curhat dach.
Yupz …saudaraku ! sadar!
Saudara – saudaraku semua, baik seiman, setanah air, sedunia semuanya…..*ngarep
Tahu gak?
Si aang itu bisa ngapain ?
Yuhuuuu…bener banget * si aang bisa mengendalikan empat elemen di dunianya (di pilemnya maksudnya,,,,bukan di dunia kita )yaitu api, air, udara dan bumi…….. si aang bisa berbuat apa saja dengan keempat elemen tersebut, menghasilkan kekuatan yang luar biasa di dunianya.
Eng…ing…eng……terus napa ? masalah buat loe ? *sedikit mikir.
Jikalau api ini adalah semangat, air adalah sikap tanggung jawab, udara adalah sikap ikhlas, dan bumi adalah sikap yakin…….keempat elemen ini dapat bersinergi dalam tubuh avatar yang nyata, yakni pemuda…….pemuda memiliki keempat elemen ini, semangat yang membakar, sampai dirinya juga ikut kebakar, siapa? Pemuda. Memiliki sikap tanggung jawab, semua kegiatan diikuti, organisasi ampek dobel –dobel, siapa ? pemuda. Bekerja keras, demo, pontang – panting ngurusin organisasinya, jangankan bayaran, keluar duit iya, siapa ? pemuda. Kalau udah punya pandangan, prinsip, dipertahanin tu,,,,walau ampek tawuran, ampek adu jotos ama polisi, siapa ? pemuda.
Gak bakalan tu orang tua mau panas – panasan turun ke jalan…teriak – teriak,,,gak ada yang denger lagi, “mending gw tidur” kata mereka. Yap… keempat elemen ini, bagi para sesepuh , mungkin sebagian dah kadaluarsa. *sadisss.
Sejarah membuktikan, seluruh gerakan – gerakan perubahan, revolusi kek, reformasi kek, motor penggerak utama adalah pemuda – pemuda tangguh. Lihat negeri kita sendiri lah, menurut pelajaran ips zaman SD dulu. Kebangkitan bangsa ini di awali dengan berdirinya budi utomo, pemuda lagi. Reformasi tahun 1998, pemuda lagi, yato?
Begitu vital peran pemuda dalam kehidupan ini, embel – embel youth generations, agent of change dsb…. Membuktikan pemuda sebagai ujung tombak perubahan, garda terdepan pengaman suatu Negara.
Tapi, bagaimana dengan pemuda – pemuda kita saat ini ?
Pertanyaan yang cukup sensasional.
Saya akan memberikan gambaran pemuda – pemuda harapan bangsa saat ini, dari beberapa segi :
a. Segi pendidikan, ratusan pemuda kita berhasil menorehkan prestasinya hingga tingkat internasional *tepuk tangan dong!....tapi jangan lupa, Negara kita berpenduduk terbanyak nomor 3 sedunia saudara – saudara….jadi itu sangat kecil. Pernah nyontek ? mental pemuda kita dari kecil sudah dididik menjadi pecundang, nyontek seakan menjadi jurus terjitu untuk sebuah keberhasilan….bukan, sebuah kemunduran tu…akibatnya apa? Karena contek – menyontek pun seakan dilegalkan, belajar jadi semau dengkulnya aja *emang dengkul punya kemauan ? sekolah main doang…parahnya ampek tawuran *nah loo bisa nyontek gak ya? temen kita pake jurus apa gituuu….
b. Moral……….bisa di searching sendirilah di mbah google, yang menyangkut moral pemuda negeri ini….*pengen nangis kalau ngingetnya….bikin sesek nih dada…berapa persen pemudi yang ternyata udah tak perawan sebelum menikah, berapa persen pula pemuda – pemudi yang mengkonsumsi obat – obatan terlarang, merokok, dan nonton film-film porno?
c. Lifestyle, tau little monster? Yuhuu, pada tau semua pastinya, monster kecil,, namanya monster ya jelek, kumal, anehnya pada seneng disebut little monster, trus kalau ada konser nih, walau berjute – jute, berjubel – jubel, berpanas – panas, rela tu antri ampe sem-aput. Pernah aye nonton berita “ konser mulai malam, tapi pagi dah pada standby di lokasi, ngapain buuuuuu’ ? ” dari segi busana *yaaa makin modern dah katanya, makin mahal bahannya. Pernah dengar “ bangsa yang terjajah cenderung meniru – niru apa yang ada pada penjajahnya “ nah loooooo, betul gak?
d. Social, yayayayaya, apatis, individualis, ngawuris, ngacois, kagak punya cita – citais, acuhis dan is is yang lain.
Itulah beberapa keadaan pemuda kita saat ini, mengekor terus ke budaya barat, yang nota bene bertentangan dengan syari’at islam dan budaya ketimuran, kalau ditanya, kenapa semua itu bisa terjadi?.
Puluhan tahun yang lalu, jika kita melihat artis di tv dengan pakaian yang agak minim, sontak berkata, “ astagfirullah, gak pnya bahan apa.” Tapi tiap hari yang tampil di tv y kayak gitu trus…..sekarang ? lumrah alias biasa seseorang gak pake baju di tv…dengan cuci otak yang terus menerus dan bertahap.
Apalagi pemuda, yang masih labil belum stabil, akan sangat mudah dipengaruhi dari luar, jika dasar – dasarnya rapuh. Akan sangat mudah terkontaminasi virus – virus mematikan itu, jika system imunnya lemah.
Salah satu solusinya, *apa malah satu – satu solusinya ya? Harus jditanamkan pada pemuyda itu pemahaman yang baik lagi kokoh akan agamanya, bukan hanya diajar tanpa follow up, tapi terus didampingi, dipantau perkembangannya, orang tua memang orang yang paling bertanggung jawab tentang ini, tapi disamping itu, guru – guru disekolahpun harus memantau keadaan murid – muridnya.
Kembali pada al – qur’an dan sunnah. Harus dibangun kepercayaan diri pada pemuda akan keagungan agama islam, karena pemuda sekarang lebih percaya diri dengan budaya – budaya luar yang udah jelas – jelas jelek.
Ayo bangkitlah pemuda !
Terlalu lama kau terbuai !
Bangsa ini menunggumu !
Agama ini menunggu pertolonganmu !
Kau adalah bintang yang bersinar terang !
Bukan bulan suram yang hanya pemantul sinar mentari.
Engkau lebih dari itu….
Bangun pemuda !
Saatnya kau berkarya !
Hidup takkan selamanya,
Apa yangakan kau tinggalkan ?
Apa yang akan kau bawa ?
Tunjukkan potensi – potensimu !
Sesal itu selalu di akhir.
Dariku, Untukmu pemuda Indonesia.
Bukannya saya akan membahas tentang avatar yang hilang ee jebule ketemu di suku air selatan, atau zuko yang tobat atau kenapa alpa kakinya ada enam, bisa terbang lagi,,,,bukan.
Saya Cuma pengen ngeluarin unek – unek yang terdalam dari hatiku,,,,*ceileeeeeeeeeeeeee jadi curhat dach.
Yupz …saudaraku ! sadar!
Saudara – saudaraku semua, baik seiman, setanah air, sedunia semuanya…..*ngarep
Tahu gak?
Si aang itu bisa ngapain ?
Yuhuuuu…bener banget * si aang bisa mengendalikan empat elemen di dunianya (di pilemnya maksudnya,,,,bukan di dunia kita )yaitu api, air, udara dan bumi…….. si aang bisa berbuat apa saja dengan keempat elemen tersebut, menghasilkan kekuatan yang luar biasa di dunianya.
Eng…ing…eng……terus napa ? masalah buat loe ? *sedikit mikir.
Jikalau api ini adalah semangat, air adalah sikap tanggung jawab, udara adalah sikap ikhlas, dan bumi adalah sikap yakin…….keempat elemen ini dapat bersinergi dalam tubuh avatar yang nyata, yakni pemuda…….pemuda memiliki keempat elemen ini, semangat yang membakar, sampai dirinya juga ikut kebakar, siapa? Pemuda. Memiliki sikap tanggung jawab, semua kegiatan diikuti, organisasi ampek dobel –dobel, siapa ? pemuda. Bekerja keras, demo, pontang – panting ngurusin organisasinya, jangankan bayaran, keluar duit iya, siapa ? pemuda. Kalau udah punya pandangan, prinsip, dipertahanin tu,,,,walau ampek tawuran, ampek adu jotos ama polisi, siapa ? pemuda.
Gak bakalan tu orang tua mau panas – panasan turun ke jalan…teriak – teriak,,,gak ada yang denger lagi, “mending gw tidur” kata mereka. Yap… keempat elemen ini, bagi para sesepuh , mungkin sebagian dah kadaluarsa. *sadisss.
Sejarah membuktikan, seluruh gerakan – gerakan perubahan, revolusi kek, reformasi kek, motor penggerak utama adalah pemuda – pemuda tangguh. Lihat negeri kita sendiri lah, menurut pelajaran ips zaman SD dulu. Kebangkitan bangsa ini di awali dengan berdirinya budi utomo, pemuda lagi. Reformasi tahun 1998, pemuda lagi, yato?
Begitu vital peran pemuda dalam kehidupan ini, embel – embel youth generations, agent of change dsb…. Membuktikan pemuda sebagai ujung tombak perubahan, garda terdepan pengaman suatu Negara.
Tapi, bagaimana dengan pemuda – pemuda kita saat ini ?
Pertanyaan yang cukup sensasional.
Saya akan memberikan gambaran pemuda – pemuda harapan bangsa saat ini, dari beberapa segi :
a. Segi pendidikan, ratusan pemuda kita berhasil menorehkan prestasinya hingga tingkat internasional *tepuk tangan dong!....tapi jangan lupa, Negara kita berpenduduk terbanyak nomor 3 sedunia saudara – saudara….jadi itu sangat kecil. Pernah nyontek ? mental pemuda kita dari kecil sudah dididik menjadi pecundang, nyontek seakan menjadi jurus terjitu untuk sebuah keberhasilan….bukan, sebuah kemunduran tu…akibatnya apa? Karena contek – menyontek pun seakan dilegalkan, belajar jadi semau dengkulnya aja *emang dengkul punya kemauan ? sekolah main doang…parahnya ampek tawuran *nah loo bisa nyontek gak ya? temen kita pake jurus apa gituuu….
b. Moral……….bisa di searching sendirilah di mbah google, yang menyangkut moral pemuda negeri ini….*pengen nangis kalau ngingetnya….bikin sesek nih dada…berapa persen pemudi yang ternyata udah tak perawan sebelum menikah, berapa persen pula pemuda – pemudi yang mengkonsumsi obat – obatan terlarang, merokok, dan nonton film-film porno?
c. Lifestyle, tau little monster? Yuhuu, pada tau semua pastinya, monster kecil,, namanya monster ya jelek, kumal, anehnya pada seneng disebut little monster, trus kalau ada konser nih, walau berjute – jute, berjubel – jubel, berpanas – panas, rela tu antri ampe sem-aput. Pernah aye nonton berita “ konser mulai malam, tapi pagi dah pada standby di lokasi, ngapain buuuuuu’ ? ” dari segi busana *yaaa makin modern dah katanya, makin mahal bahannya. Pernah dengar “ bangsa yang terjajah cenderung meniru – niru apa yang ada pada penjajahnya “ nah loooooo, betul gak?
d. Social, yayayayaya, apatis, individualis, ngawuris, ngacois, kagak punya cita – citais, acuhis dan is is yang lain.
Itulah beberapa keadaan pemuda kita saat ini, mengekor terus ke budaya barat, yang nota bene bertentangan dengan syari’at islam dan budaya ketimuran, kalau ditanya, kenapa semua itu bisa terjadi?.
Puluhan tahun yang lalu, jika kita melihat artis di tv dengan pakaian yang agak minim, sontak berkata, “ astagfirullah, gak pnya bahan apa.” Tapi tiap hari yang tampil di tv y kayak gitu trus…..sekarang ? lumrah alias biasa seseorang gak pake baju di tv…dengan cuci otak yang terus menerus dan bertahap.
Apalagi pemuda, yang masih labil belum stabil, akan sangat mudah dipengaruhi dari luar, jika dasar – dasarnya rapuh. Akan sangat mudah terkontaminasi virus – virus mematikan itu, jika system imunnya lemah.
Salah satu solusinya, *apa malah satu – satu solusinya ya? Harus jditanamkan pada pemuyda itu pemahaman yang baik lagi kokoh akan agamanya, bukan hanya diajar tanpa follow up, tapi terus didampingi, dipantau perkembangannya, orang tua memang orang yang paling bertanggung jawab tentang ini, tapi disamping itu, guru – guru disekolahpun harus memantau keadaan murid – muridnya.
Kembali pada al – qur’an dan sunnah. Harus dibangun kepercayaan diri pada pemuda akan keagungan agama islam, karena pemuda sekarang lebih percaya diri dengan budaya – budaya luar yang udah jelas – jelas jelek.
Ayo bangkitlah pemuda !
Terlalu lama kau terbuai !
Bangsa ini menunggumu !
Agama ini menunggu pertolonganmu !
Kau adalah bintang yang bersinar terang !
Bukan bulan suram yang hanya pemantul sinar mentari.
Engkau lebih dari itu….
Bangun pemuda !
Saatnya kau berkarya !
Hidup takkan selamanya,
Apa yangakan kau tinggalkan ?
Apa yang akan kau bawa ?
Tunjukkan potensi – potensimu !
Sesal itu selalu di akhir.
Dariku, Untukmu pemuda Indonesia.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Komentar anda
Like
Fan Page
Mengenai Saya
- Coretanqu
- Talang Jawa, Palembang/Sumatera Selatan, Indonesia
- aku adalah aku yang sekarang bukan aku yang terdahulu
Blogger news
Followers
Archive
Blogroll
Tayangan Ke
Entri Populer
-
Perasaan lahir dari sebuah pertemuan Berputik rindu di hati yang amat mendalam Mekar menyinar seluruh alam kehidupan Segar sentiasa ia dalam...
-
Pada waktu itu pertengahan 2007 saya ditunjuk menjadi sekretaris panitia MUBES Warga PBSID FKIP Unsyiah, saya juga disuruh membuatkan bros...
-
Asa Kerja dengan Cinta dan Harmoni Terasah rasa oleh cinta Terasah bahagia oleh asa Cinta bermuara pada bahagia Karena cinta be...
-
Buka Mata! Ubah Paradigma S ahabatku, mengapa ada pemuda yang gagal dalam hidupnya, tak jelas arah tujuannya dan merep...
-
Diwilayah Seunagan ( Jeuram ). Pimpinan wilayah Seunagan yang pertama yaitu : Teuku Johan Masa jabatan dipegang kira – kira 20 Tahun setela...
-
Jika melihat dari sisi medis, Sosiolog di Universitas of Texas, John Mirowsky, seperti dikutip dari Huffington Post, Senin (3/12), menyebut ...
-
Mendengar kata ‘Bahasa Jiwa’, memori kita akan mengingat sebuah album nasyid Bahasa Jiwa yang beredar pada Tahun 2002 milik team nasyid Mai...
-
Ketika ada seseorang yang kau cintai namun mengkhianati cintamu Bersyukurlah, itu mungkin cara Tuhan untuk memuliakanmu Yakinlah, Dia akan m...
-
Menikah adalah impian, target bagi yang sudah pingin. Ada yang berpatokan pada usia. Ada yang berpatokan pada kemapanan finansial. Ada yang...
-
Betapa indah hidup yang terhubung ke langit Ketika ruhmu yang meronta-ronta rindu Kau pertemukan dengan Rabb Yang Maha Tahu Bagai tetes ...