Saat masa pengenalan, gak sedikit orang tua:
# Lebih bangga anaknya jalan berduaan, Gak risau jika pulang hilang keperawanan
# Lebih suka calon menantu anak orang terpandang, Gak tau kalau akhlak hancur bukan kepalang
Gak sedikit juga pasangan yang:
# Lebih banyak sms cinta sama dia, daripada perbanyak do'a pada Sang Pencipta
# Lebih asik poto mesra untuk resepsi, daripada berpose benar di hadapan Allah Maha Mengetahui
# Lebih banyak mendalami ilmu malam pertama, daripada menyelami ilmu membangun rumah tangga
Saat walimah, ada juga yang:
# Lebih bangga gelar dangdutan, daripada perbanyak sholawatan
# Lebih senang dapat amplop dari orang kaya, daripada kiriman do'a dari yatim dan duafa
# Lebih suka menghabiskan uang untuk pesta untuk satu hari, daripada menabung untuk jutaan hari yang kan dilalui.
Jangan salahkan, jika setelah menikah yang terjadi:
# Keretakan rumah tangga
# Saling menuntut dan menyalahkan
# Suami selingkuh
# Anak pembangkang
KENAPA...??
Karena hilangnya KEBERKAHAN.
Itulah mengapa Sang Nabi mengajarkan kita untuk mendo'akan mempelai bukan untuk jadi keluarga yang bahagia, bukan juga yang banyak anak, atau standar hidup yang lain. Namun nabi mengajarkan kita untuk berdo'a, "Barokallahulaka wabaroka 'alaika wajama'a bainakumaa fii khoiir".
Semoga kita bisa menjalani proses menuju gerbang pernikaha dengan memperoleh keberkahan. Bekah di awal, berkah dalam proses, hingga berkah pada akhirnya. Aamiin
Silahkan di-AMIN-kan dan di-SHARE. Moga berkah!
Setia Furqon Kholid
Sunday, November 10, 2013
HARAPAN SEDERHANA SEORANG WANITA
Wanita bukan layang-layang
Dimana kau bisa tarik ulur perasaannya
Wanita juga bukan robot
Yang bisa seenaknya kau suruh tanpa nurani
Wanita juga bukan ikan di kolam pemancingan
Dimana kau bisa mengumpan, menarik, lalu melepaskannya begitu saja.
Wanita juga bukan terdakwa
Dimana kau bisa gantungkan kepastian untuk menikahinya
Jangan berikan harapan, kalau tak akan memberikan kepastian.
Jangan berikan pujian, kalau akhirnya menyakitkan
Jangan berikan janji, kalau itu akan kau khianati
Bagi wanita,
Kabar terindah adalah kepastian lamaranmu
Moment terindah adalah akad nikahmu
Kado terindah adalah maharmu
Hadiah terindah adalah kesetiaanmu
Semoga semua yang LIKE+SHARE+meng-AMIN-kan status ini mendapatkan jodoh yang soleh/solehah, baik dan setia. Aamiin
Setia Furqon Kholid
Dimana kau bisa tarik ulur perasaannya
Wanita juga bukan robot
Yang bisa seenaknya kau suruh tanpa nurani
Wanita juga bukan ikan di kolam pemancingan
Dimana kau bisa mengumpan, menarik, lalu melepaskannya begitu saja.
Wanita juga bukan terdakwa
Dimana kau bisa gantungkan kepastian untuk menikahinya
Jangan berikan harapan, kalau tak akan memberikan kepastian.
Jangan berikan pujian, kalau akhirnya menyakitkan
Jangan berikan janji, kalau itu akan kau khianati
Bagi wanita,
Kabar terindah adalah kepastian lamaranmu
Moment terindah adalah akad nikahmu
Kado terindah adalah maharmu
Hadiah terindah adalah kesetiaanmu
Semoga semua yang LIKE+SHARE+meng-AMIN-kan status ini mendapatkan jodoh yang soleh/solehah, baik dan setia. Aamiin
Setia Furqon Kholid
KULIAH, NGGAK KULIAH, YANG PENTING LILLAH
Untuk Sahabatku yang belum bisa kuliah karena biaya.
Jangan bersedih dan menyerah.
Bukankah banyak pengusaha sukses yang tidak mengenyam bangku kuliah?
Untuk Sahabatku yang belum bisa kuliah tahun ini,
Manfaatkan waktu setahun ini untuk belajar mandiri, dan membahagiakan orang tua.
Banyak membaca dan cari pengalaman.
Untuk Sahabatku yang sudah kuliah walau belum sesuai jurusan yang diharapkan.
Bersyukurlah terlebih dahulu, biar Allah tambah nikmatnya..
Mencoba di tahun mendatan memang bagus, tapi coba menikmati jurusan yang didapatkan tidak ada salahnya.
Bayangkan, kita lebih beruntung dari mereka yang gak bisa kuliah.
Juga untuk yang sudah diterima di Universitas dan jurusan yang diinginkan, jangan angkuh, jangan juga lupa dengan kasih sayang Allah.
Pastikan, kau bisa mengemban amanah kuliah ini
Bersungguh-sungguh belajar dan berusaha
Tunjukkan bahwa kau layak menjadi mahasiswa sukses.
Sahabatku,
apapun yang terjadi dengan diri kita,
berpikir positif itu sangat penting.
Yakinlah, ada skenario indah Allah untuk kita.
Tugas kita, untuk menjalani setiap skenaro dengan sikap terbaik
yang diridhoinya.
Yang LIKE+SHARE status ini,
semoga SUKSES di UNIVERSITAS KEHIDUPAN. Aamiin
Setia Furqon Kholid
Inspirasi Buku "Jangan Kuliah! Kalau Gak Sukses
Jangan bersedih dan menyerah.
Bukankah banyak pengusaha sukses yang tidak mengenyam bangku kuliah?
Untuk Sahabatku yang belum bisa kuliah tahun ini,
Manfaatkan waktu setahun ini untuk belajar mandiri, dan membahagiakan orang tua.
Banyak membaca dan cari pengalaman.
Untuk Sahabatku yang sudah kuliah walau belum sesuai jurusan yang diharapkan.
Bersyukurlah terlebih dahulu, biar Allah tambah nikmatnya..
Mencoba di tahun mendatan memang bagus, tapi coba menikmati jurusan yang didapatkan tidak ada salahnya.
Bayangkan, kita lebih beruntung dari mereka yang gak bisa kuliah.
Juga untuk yang sudah diterima di Universitas dan jurusan yang diinginkan, jangan angkuh, jangan juga lupa dengan kasih sayang Allah.
Pastikan, kau bisa mengemban amanah kuliah ini
Bersungguh-sungguh belajar dan berusaha
Tunjukkan bahwa kau layak menjadi mahasiswa sukses.
Sahabatku,
apapun yang terjadi dengan diri kita,
berpikir positif itu sangat penting.
Yakinlah, ada skenario indah Allah untuk kita.
Tugas kita, untuk menjalani setiap skenaro dengan sikap terbaik
yang diridhoinya.
Yang LIKE+SHARE status ini,
semoga SUKSES di UNIVERSITAS KEHIDUPAN. Aamiin
Setia Furqon Kholid
Inspirasi Buku "Jangan Kuliah! Kalau Gak Sukses
KENALI CIRI-CIRI PRIA IDAMAN UNTUK MENJADI SUAMIMU
1. Nggak suka pacaran
2. Ta'aruf nggak kelamaan
3. Nggak mau sms romantisan
4. Sholat lima waktu nggak pernah ketinggalan
5. Baca quran jadi kebiasaan
6. Nggak suka jalan berduaan
7. Nggak ngumbar janji dan harapan
8. Nerima segala kekurangan
9. Sayang sama orang tua dan kawan
10. .............................. .
Silahkan ditambahkan dengan ciri-ciri lainnya.
Yang LIKE+SHARE status ini, moga dapetin pria idaman seperti apa yang diharapkan. Aamiin.
Setia Furqon Kholid
JANGAN jatuh cinta! TAPI bangun cinta
2. Ta'aruf nggak kelamaan
3. Nggak mau sms romantisan
4. Sholat lima waktu nggak pernah ketinggalan
5. Baca quran jadi kebiasaan
6. Nggak suka jalan berduaan
7. Nggak ngumbar janji dan harapan
8. Nerima segala kekurangan
9. Sayang sama orang tua dan kawan
10. ..............................
Silahkan ditambahkan dengan ciri-ciri lainnya.
Yang LIKE+SHARE status ini, moga dapetin pria idaman seperti apa yang diharapkan. Aamiin.
Setia Furqon Kholid
JANGAN jatuh cinta! TAPI bangun cinta
JADI PEMUDA MUSLIM? MESTI KAYA DONG!
Fren, banyak diantara kita yang anti banget dengan yang namanya "KAYA". Ada tetangga punya mobil bagus, ada yang cuman bisa bilang "Pasti hasil korpusi!", atau "pake tuyul apa?"
Ada Ustadz kaya dari bisnis, dibilangnya, "Wah cinta dunia, udah parah nih Ustadz".
Kasian ustadz-ustadz kita. Miskin terhina, kaya dianggap cinta dunia, padahal ustadz juga manusia.
Padahal, siapa tahu dia kaya dengan cara yang halal, sedekahnya banyak, zakat gak pernah ketinggalan, bisa menghajikan orang tuanya, mengumrohkan tetangganya, buka pesantren. Nah kita? Hanya bisa mencibir dan nggak ada bukti.
Dalam sebuah hadits Rasulullah Shollallaahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Amr bin al Ash ketika akan diutus memimpin pasukan "Hai Amr, sebaik-baik harta yang baik adalah untuk orang yang sholih" (HR. AHMAD).
Buktinya sekarang, karena ekonomi dunia yang megang orang-orang kafir. Islam disudutkan, nyaris semua makanan dan perlengkapan mandi kita produk mereka. Padahal hasil keuntungannya mereka gunakan untuk membunuh saudara-saudara muslim di dunia. Seperti di Palestina.
Di sisi lain, nggak sedikit muslimah yang dengan semangat perjuangan, membayangkan punya suami aktifis namun romantis. Kemana-mana boncengan pake motor bebek bersahaja, makan sepiring berdua, kamar ukuran dua kali tiga. Ngakunya zuhud, aslinya emang belum mampu. Iya kan? Oke sih kalau masih berdua. Lah kalau udah punya 3 anak? Masih bertahan dengan sepiring berlima?
Misalnya nih, ada fakir miskin terus nggak makan, dikatakan zuhud nggak Frend? Pasti bukan. Karena zuhud itu pasca sejahtera, artinya zuhud itu saat kaya, memilih untuk tidak bermewah-mewahan, padahal mampu. Nah ini, sejahtera aja belum!
Ada yang menarik di fenomena di Mekkah ini. Saat musim haji kemarin, jutaan orang ibadah di Masjidil Harom. Makannya kemana? di depan Masjid, mereka dengan bangganya makan KFC, Burger King, dll. Produk mana? Yahudi kan!
Kayanya orang-orang kafir ketawa sambil bilang, "Ibadah aja sana, yang penting makannya disini". Saya rasa dalam puluhan hari, restoran siap saji itu dapat untung puluhan miliyar. Kita? ngabisin jutaan rupiah membeli produk mereka.
Rasulullah bersabda: "Tiga hal termasuk kebahagiaan anak Adam: "istri solehah, rumah yang nyaman, kendaraan yang nyaman.. (HR. Ahmad)
Tuh kan! Lagi-lagi sebagai muslim emang dituntut untuk kaya. Bukan hanya kaya hati dan kaya karya aja. Tapi juga harus kaya raya. Coba aja cermati hadist di atas. Emangnya mudah dapetin istri solehah? Minimal kitanya harus soleh. Apalagi kalau dia anak orang berada, nasab bagus, prestasi oke. Jangan kalah sama Nabi Muhammad yang mahar untuk Siti Khadijah 100 ekor unta (kalau 1 ekor aja10 juta. Rp 1 M). Bayangkan diusia 25 tahun, punya uang cash Rp.1 M. Nah kita? Usia 25 tahun banyak yang masih nyari kerja. Belum kepikiran nikah. Setelah nikahpun banyak yang "kontraktor", maksudnya dari satu kontrakan pindah ke kontrakan lainnya. hehe..
Rumah yang nyaman, dalam sebuah hadits dikatakan minimal punya 6 kamar. Lah ini, kalau ukuran kamar hanya dua kali tiga, kasian kalau anak mau main. Belum apa-apa udah kebentur tembok.
Kendaraan yang nyaman. Nabi itu punya unta terbaik, kuda terbaik, pedang terbagus. Ya, standar kitanya punya mobil, motor dan alat komunikasi yang mempermudah ibadah dan dakwah. Jadi, masih mau jadi muslim biasa aja?
Nanti kita bahas gimana caranya "Kaya dengan jalan yang diridhoi Allah". Minimal sekarang kita punya persepsi baru tentang kekayaan ya! So, semuda mungkin, mulailah mandiri. Bangun kerajaan bisnis dari sekarang! Jangan mau jadi muslim yang dikasihani, didzalimi, dan tak bisa memberi solusi.
Diakhir catatan ini, saya mengutip do'a yang Nabi Muhammad sallahu 'alaihi wassalam panjatkan, "Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kefakiran dan kekufuran serta adzab kubur." (HR. Abu Dawud)
Silahkan di-LIKE dan "SHARE". Moga yang SHARE jadi pemuda muslim yang kaya hati, kaya karya, kaya manfaat, plus kaya raya.
Setia Furqon Kholid
Inspirasi Buku "Muda Karya Raya"
Ada Ustadz kaya dari bisnis, dibilangnya, "Wah cinta dunia, udah parah nih Ustadz".
Kasian ustadz-ustadz kita. Miskin terhina, kaya dianggap cinta dunia, padahal ustadz juga manusia.
Padahal, siapa tahu dia kaya dengan cara yang halal, sedekahnya banyak, zakat gak pernah ketinggalan, bisa menghajikan orang tuanya, mengumrohkan tetangganya, buka pesantren. Nah kita? Hanya bisa mencibir dan nggak ada bukti.
Dalam sebuah hadits Rasulullah Shollallaahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Amr bin al Ash ketika akan diutus memimpin pasukan "Hai Amr, sebaik-baik harta yang baik adalah untuk orang yang sholih" (HR. AHMAD).
Buktinya sekarang, karena ekonomi dunia yang megang orang-orang kafir. Islam disudutkan, nyaris semua makanan dan perlengkapan mandi kita produk mereka. Padahal hasil keuntungannya mereka gunakan untuk membunuh saudara-saudara muslim di dunia. Seperti di Palestina.
Di sisi lain, nggak sedikit muslimah yang dengan semangat perjuangan, membayangkan punya suami aktifis namun romantis. Kemana-mana boncengan pake motor bebek bersahaja, makan sepiring berdua, kamar ukuran dua kali tiga. Ngakunya zuhud, aslinya emang belum mampu. Iya kan? Oke sih kalau masih berdua. Lah kalau udah punya 3 anak? Masih bertahan dengan sepiring berlima?
Misalnya nih, ada fakir miskin terus nggak makan, dikatakan zuhud nggak Frend? Pasti bukan. Karena zuhud itu pasca sejahtera, artinya zuhud itu saat kaya, memilih untuk tidak bermewah-mewahan, padahal mampu. Nah ini, sejahtera aja belum!
Ada yang menarik di fenomena di Mekkah ini. Saat musim haji kemarin, jutaan orang ibadah di Masjidil Harom. Makannya kemana? di depan Masjid, mereka dengan bangganya makan KFC, Burger King, dll. Produk mana? Yahudi kan!
Kayanya orang-orang kafir ketawa sambil bilang, "Ibadah aja sana, yang penting makannya disini". Saya rasa dalam puluhan hari, restoran siap saji itu dapat untung puluhan miliyar. Kita? ngabisin jutaan rupiah membeli produk mereka.
Rasulullah bersabda: "Tiga hal termasuk kebahagiaan anak Adam: "istri solehah, rumah yang nyaman, kendaraan yang nyaman.. (HR. Ahmad)
Tuh kan! Lagi-lagi sebagai muslim emang dituntut untuk kaya. Bukan hanya kaya hati dan kaya karya aja. Tapi juga harus kaya raya. Coba aja cermati hadist di atas. Emangnya mudah dapetin istri solehah? Minimal kitanya harus soleh. Apalagi kalau dia anak orang berada, nasab bagus, prestasi oke. Jangan kalah sama Nabi Muhammad yang mahar untuk Siti Khadijah 100 ekor unta (kalau 1 ekor aja10 juta. Rp 1 M). Bayangkan diusia 25 tahun, punya uang cash Rp.1 M. Nah kita? Usia 25 tahun banyak yang masih nyari kerja. Belum kepikiran nikah. Setelah nikahpun banyak yang "kontraktor", maksudnya dari satu kontrakan pindah ke kontrakan lainnya. hehe..
Rumah yang nyaman, dalam sebuah hadits dikatakan minimal punya 6 kamar. Lah ini, kalau ukuran kamar hanya dua kali tiga, kasian kalau anak mau main. Belum apa-apa udah kebentur tembok.
Kendaraan yang nyaman. Nabi itu punya unta terbaik, kuda terbaik, pedang terbagus. Ya, standar kitanya punya mobil, motor dan alat komunikasi yang mempermudah ibadah dan dakwah. Jadi, masih mau jadi muslim biasa aja?
Nanti kita bahas gimana caranya "Kaya dengan jalan yang diridhoi Allah". Minimal sekarang kita punya persepsi baru tentang kekayaan ya! So, semuda mungkin, mulailah mandiri. Bangun kerajaan bisnis dari sekarang! Jangan mau jadi muslim yang dikasihani, didzalimi, dan tak bisa memberi solusi.
Diakhir catatan ini, saya mengutip do'a yang Nabi Muhammad sallahu 'alaihi wassalam panjatkan, "Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kefakiran dan kekufuran serta adzab kubur." (HR. Abu Dawud)
Silahkan di-LIKE dan "SHARE". Moga yang SHARE jadi pemuda muslim yang kaya hati, kaya karya, kaya manfaat, plus kaya raya.
Setia Furqon Kholid
Inspirasi Buku "Muda Karya Raya"
Merajut Cinta VS Mengalihkan Cinta
Suatu hari....
Seorang anak wanita yang ingin menggenapkan agamanya, bertanya pada Ibunya,"Ibu, ajarkan anakmu ini tuk memilih pendamping hidup !!" Sang Ibu tersenyum, dan dengan bijak menjawab, "Anakku, janganlah kau menikahi seorang lelaki hanya karena ketampanannya, kelak kau kan kecewa, karena ia pasti menua. Nak, jangan pula kau memilihnya hanya karena ia dikagumi banyak wanita, karena kau belum tahu apa kekurangannya. Tidak pula karena kekayaan atau karena nasabnya. Karena kekayaan tidak pernah kekal, nasab tak menjamin kemuliaan dirinya."
"Nak,
Pilihlah ia karena akhlaknya yang mulia
Pilihlah ia karena kasihnya pada sesama
Pilihlah ia karena imannya yang tiada dua"
Tambah sang Ibu.
"Bu, lalu bagaimana aku tahu dirinya akan membuatku bahagia, padahal belum tentu ia kaya, tampan, terkenal ?" Tanya sang anak.
"Nak, Ketampanan dan kecantikan ada pada hati yang merasa. Kaya ada pada hati yang qona’ah. Terkenal di hadapan manusia belum tentu mulia di hadapanNya."
"Perbaiki akhlakmu, perbaharui niatmu, kuatkan imanmu, perbanyak amalmu. ...dan, jika hari itu tiba.......... Terimalah sosok lelaki yang berani melamarmu. Setidaknya dia berniat baik kepadamu, bukan dengan menebar pesonanya, namun karena keinginannya untuk menjaga kesucian cinta. Kau tentu boleh memilih, namun ingatlah... JIKA kau alihkan cintamu pada harta, ketenaran, ketampanan juga nasabnya, maka kau pasti kan kecewa. Karena boleh jadi itu hanya topeng dirinya."
"Istikharahlah...
Dan.. jika pilihanmu mantap padanya...
Menikahlah Nak, kau kan rasakan kebahagiaan karena memenangkan Allah dalam pilihanmu..
Rajutlah cinta bersamanya......
Kelebihannya membuatmu tersenyum bahagia
Kekurangannya tak pernah kau persoalkan
karena kau tercipta untuk saling mengisi
saling membetulkan akhlaq
semangati langkahnya, kokohkan semangat juangnya.
Arungi bahtera rumah tangga dengan senyum ceria
Kelak, didiklah putera-puterimu untuk menjadi pejuang yang setia pada cinta yang mulia
Lahirkan keturunan yang kuat tauhidnya, mulia akhlaqnya, kokoh azzamnya.
Dan......... kelak, ibumu ini kan bahagia menimang cucu seorang pejuang sejati"
Silahkan di-LIKE dan SHARE. Moga bermanfaat!
Setia Furqon Kholid
Kutipan dari buku "Jangan jatuh Cinta! Tapi Bangun Cinta"
Seorang anak wanita yang ingin menggenapkan agamanya, bertanya pada Ibunya,"Ibu, ajarkan anakmu ini tuk memilih pendamping hidup !!" Sang Ibu tersenyum, dan dengan bijak menjawab, "Anakku, janganlah kau menikahi seorang lelaki hanya karena ketampanannya, kelak kau kan kecewa, karena ia pasti menua. Nak, jangan pula kau memilihnya hanya karena ia dikagumi banyak wanita, karena kau belum tahu apa kekurangannya. Tidak pula karena kekayaan atau karena nasabnya. Karena kekayaan tidak pernah kekal, nasab tak menjamin kemuliaan dirinya."
"Nak,
Pilihlah ia karena akhlaknya yang mulia
Pilihlah ia karena kasihnya pada sesama
Pilihlah ia karena imannya yang tiada dua"
Tambah sang Ibu.
"Bu, lalu bagaimana aku tahu dirinya akan membuatku bahagia, padahal belum tentu ia kaya, tampan, terkenal ?" Tanya sang anak.
"Nak, Ketampanan dan kecantikan ada pada hati yang merasa. Kaya ada pada hati yang qona’ah. Terkenal di hadapan manusia belum tentu mulia di hadapanNya."
"Perbaiki akhlakmu, perbaharui niatmu, kuatkan imanmu, perbanyak amalmu. ...dan, jika hari itu tiba.......... Terimalah sosok lelaki yang berani melamarmu. Setidaknya dia berniat baik kepadamu, bukan dengan menebar pesonanya, namun karena keinginannya untuk menjaga kesucian cinta. Kau tentu boleh memilih, namun ingatlah... JIKA kau alihkan cintamu pada harta, ketenaran, ketampanan juga nasabnya, maka kau pasti kan kecewa. Karena boleh jadi itu hanya topeng dirinya."
"Istikharahlah...
Dan.. jika pilihanmu mantap padanya...
Menikahlah Nak, kau kan rasakan kebahagiaan karena memenangkan Allah dalam pilihanmu..
Rajutlah cinta bersamanya......
Kelebihannya membuatmu tersenyum bahagia
Kekurangannya tak pernah kau persoalkan
karena kau tercipta untuk saling mengisi
saling membetulkan akhlaq
semangati langkahnya, kokohkan semangat juangnya.
Arungi bahtera rumah tangga dengan senyum ceria
Kelak, didiklah putera-puterimu untuk menjadi pejuang yang setia pada cinta yang mulia
Lahirkan keturunan yang kuat tauhidnya, mulia akhlaqnya, kokoh azzamnya.
Dan......... kelak, ibumu ini kan bahagia menimang cucu seorang pejuang sejati"
Silahkan di-LIKE dan SHARE. Moga bermanfaat!
Setia Furqon Kholid
Kutipan dari buku "Jangan jatuh Cinta! Tapi Bangun Cinta"
Friday, November 8, 2013
Nasab dan Pewarisan
Pilihan kata dalam Al Quran selalu menakjubkan.
Ini cerita tentang salah satu keluarga yang dipilih oleh Allah untuk menjadi cermin semesta sepanjang zaman. Keluarga Ibrahim. Setelah penantian yang panjang hingga rambut beruban, kulit keriput, dan tubuh uzur; dari Sarah yang jelita, berdarah bangsawan, lagi cendikia itu kelak Allah mengaruniakan Ishaq. Sebelumnya; Hajar yang kehitaman kulitnya, pendek tubuhnya, ikal rambutnya, dan bekas sahaya telah melahirkan Isma’il. Salam sejahtera dan doa sentausa atas mereka semua.
Tentang akan lahirnya Ishaq; Allah berfirman dalam Surah Al Hijr ayat ke-53; “Sesungguhnya Kami akan beri kabar gembira padamu dengan seorang bocah yang amat ‘ALIM.” Adapun tentang Isma’il Allah firmankan; “Maka Kami berikan kabar gembira pada Ibrahim dengan seorang bocah yang amat HALIM.” Demikian seperti tertera dalam Surah Ash Shaaffat ayat ke-101.
Pilihan kata dalam Al Quran selalu menakjubkan.
Antara ‘ALIM yang jadi sifat Ishaq & HALIM yang jadi sifat Isma’il hanya berbeda 1 huruf. Tetapi sungguh akan menjadi tafakkur mendalam betapa ia adalah karunia yang terpatri menjadi watak bagi para putra kebanggaan ayahnya itu. Bahkan akan menjadi renungan dahsyat bagaimana masing-masingnya terwaris pada kedua garis nasab yang mulia ini.
‘Alim; pandai serta berilmu; menjadi sifat keturunan Ishaq melalui Ya’qub, Yusuf, Musa, Harun, Dawud, Sulaiman, terus hingga ke Zakariya, Yahya, dan juga ‘Isa; pada mereka terhatur shalawat dan cinta. Bahkan juga; keturunan Bani Israil yang banyak ingkar sejak moyangnya hingga hari ini, tetap Allah karuniai kepandaian dan ketekunan dalam ilmu yang menakjubkan. Seakan-akan gerbang pengetahuan dari langit terbuka mencurah-curahkan isinya pada otak mereka yang pintunya juga menganga. Maka tak hanya soal Al Kitab dan Al Hikmah, berbagai-bagai bidang sains yang memberi manfaat maupun madharat bagi manusia, Allah ilhamkan melalui mereka; keturunan Ishaq.
Penegasan tentang “bocah ‘alim” ini diulang lagi dalam Surah Adz Dzaariyaat ayat ke-28; menunjukkan betapa banyak keturunan Ishaq beroleh karunia kealiman.
Adapun Isma’il, hanya sekali dia disebut dengan sifat indah itu; HALIM. Tetapi watak itu mencakup sifat santun, penyabar, tahan menderita, dan pemaaf. Pada diri Isma’il; paling nyata ia tampak dalam kesediaannya tuk diqurbankan. Tak banyak keturunan Isma’il yang menjadi Nabi, tapi satu yang jadi pamungkas cukuplah sudah; Muhammad ShallaLlahu ‘Alaihi wa Sallam. Dialah puncak perwujudan sifat HALIM yang Allah sematkan pada Isma’il; terbaca di sepanjang Sirah-nya.
Di belakang nama orang Arab selalu terderet nama ayah-ayah mereka. Mungkin salah satu hikmahnya adalah identifikasi. Tak cuma identifikasi keturunan siapa. Tapi juga wataknya. Kalau kau ingat bapaknya dulu punya suatu sifat mulia, demikian pula kurang lebih anaknya.
Itulah zaman di mana orangtua benar-benar dituakan oleh anaknya, dan mereka mendapatkan pendidikannya di madrasah yang tanpa libur dan tanpa jeda. Di rumahnya. Tempat di mana mereka belajar bukan hanya dari apa yang terucap, tapi apa yang dilakukan oleh ayah bundanya. Maka orangtua adalah guru yang sebenar-benarnya.
Jadi pertanyaannya; “Apa yang kita siapkan tuk diwariskan pada nama-nama yang menasabkan dirinya sebagai keturunan kita?”
termuat dalam UMMI, November
sepenuh cinta, salim a. fillah
Subscribe to:
Posts (Atom)
Komentar anda
Like
Fan Page
Mengenai Saya
- Coretanqu
- Talang Jawa, Palembang/Sumatera Selatan, Indonesia
- aku adalah aku yang sekarang bukan aku yang terdahulu
Blogger news
Followers
Archive
Blogroll
Tayangan Ke
Entri Populer
-
Perasaan lahir dari sebuah pertemuan Berputik rindu di hati yang amat mendalam Mekar menyinar seluruh alam kehidupan Segar sentiasa ia dalam...
-
Pada waktu itu pertengahan 2007 saya ditunjuk menjadi sekretaris panitia MUBES Warga PBSID FKIP Unsyiah, saya juga disuruh membuatkan bros...
-
Asa Kerja dengan Cinta dan Harmoni Terasah rasa oleh cinta Terasah bahagia oleh asa Cinta bermuara pada bahagia Karena cinta be...
-
Buka Mata! Ubah Paradigma S ahabatku, mengapa ada pemuda yang gagal dalam hidupnya, tak jelas arah tujuannya dan merep...
-
Diwilayah Seunagan ( Jeuram ). Pimpinan wilayah Seunagan yang pertama yaitu : Teuku Johan Masa jabatan dipegang kira – kira 20 Tahun setela...
-
Jika melihat dari sisi medis, Sosiolog di Universitas of Texas, John Mirowsky, seperti dikutip dari Huffington Post, Senin (3/12), menyebut ...
-
Mendengar kata ‘Bahasa Jiwa’, memori kita akan mengingat sebuah album nasyid Bahasa Jiwa yang beredar pada Tahun 2002 milik team nasyid Mai...
-
Ketika ada seseorang yang kau cintai namun mengkhianati cintamu Bersyukurlah, itu mungkin cara Tuhan untuk memuliakanmu Yakinlah, Dia akan m...
-
Menikah adalah impian, target bagi yang sudah pingin. Ada yang berpatokan pada usia. Ada yang berpatokan pada kemapanan finansial. Ada yang...
-
Betapa indah hidup yang terhubung ke langit Ketika ruhmu yang meronta-ronta rindu Kau pertemukan dengan Rabb Yang Maha Tahu Bagai tetes ...